Dalam upaya meningkatkan kualitas religiusitas peserta didik, Bapak Muhammad Iqbal, selaku pembina keagamaan SMK Negeri 1 Martapura, menghadirkan sebuah terobosan inovatif bernama SI MONIS (Sistem Monitoring Ibadah Harian Siswa) . Aplikasi ini dirancang untuk menjawab tantangan pembinaan ibadah yang selama ini bersifat manual dan sulit terpantau secara berkelanjutan.
SI MONIS memungkinkan guru dan pembina keagamaan untuk memantau secara real-time kedisiplinan siswa dalam menjalankan ibadah harian. Siswa dapat mengisi laporan ibadah mereka secara mandiri melalui perangkat digital, yang kemudian diverifikasi oleh pembina.
Inovasi ini bukan sekadar alat administrasi, tetapi menjadi sarana pembiasaan (habituasi) spiritual yang terukur. Dengan SI MONIS, pembinaan keagamaan tidak lagi bersifat sesaat, melainkan menjadi proses pembinaan karakter yang berkelanjutan. Langkah Bapak Muhammad Iqbal ini diharapkan menjadi model digitalisasi pembinaan akhlak di lingkungan SMK Negeri 1 Martapura dan sekolah lainnya.

