Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menyelaraskan kompetensi tenaga pendidik dengan tuntutan dunia kerja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Berbasis Proyek Industri bagi guru produktif kejuruan di SMK Negeri 1 Martapura pada tanggal 29 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah provinsi yang terus mendorong modernisasi SMK melalui penerapan kurikulum berbasis kompetensi dan pembelajaran berbasis proyek guna menghasilkan lulusan yang siap kerja, berdaya saing, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Workshop yang diikuti oleh seluruh guru produktif dari berbagai kompetensi keahlian ini menghadirkan narasumber dari dunia usaha dan industri serta akademisi yang berpengalaman dalam pengembangan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan Teaching Factory (Tefa), yang selama ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong pemecahan masalah nyata sesuai standar industri. Materi yang disampaikan mencakup strategi penyusunan modul pembelajaran berbasis proyek, sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri, serta praktik penyelarasan pembelajaran dengan standar operasional prosedur yang berlaku di dunia kerja, sejalan dengan upaya SMK Negeri 1 Martapura dalam memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan industri melalui forum komunikasi rutin dan program magang guru. Melalui sesi diskusi dan praktik langsung, para guru produktif diajak merancang proyek pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif, sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa serta mengasah keterampilan teknis dan non-teknis yang dibutuhkan di era industri 4.0. Kegiatan workshop ini juga menjadi momentum bagi para guru untuk berbagi praktik baik dan pengalaman dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek di masing-masing program keahlian, sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para guru produktif SMK Negeri 1 Martapura semakin terampil dalam merancang dan mengelola pembelajaran inovatif yang berorientasi pada industri, sehingga mampu melahirkan generasi vokasi yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global.



